Selasa, 23 Juni 2009

Tugas Tafsir Tarbawi

Nama : ARY DESMAN

Jurusan : Pendidikan Bahasa Inggris/ IV B

Mata Kuliah : Tafsir Tarbawi

Dosen : ELVIANDRI, S.HI, M. Hum

1. a). Menurut saya pribadi ada beberapa faktor yang menyebabkan ini terjadi:

1. Kurangnya pengawasan keluarga umumnya dan orang tua khususnya dalam mengontrol, menjaga, dan mengawasi anank-anaknya, orang tua adalah sekolah pertama bagi anaknya, kalau mereka mempersiapkan anaknya sebaik mungkin, maka mereka mereka mempersiapkan generasi yang tangguh. Atau lemahnya pengawasan terhadap pergaulan anak dan minimnya teladan dari orang tua dalam sikap keseharian terhadap anak-anaknya.

2. Sekolah juga berperan dalam mengawasi anak-anak, terutama di lingkungan sekolah, agar anak-anak terhindar dari pengaruh dunia luar yang tidak diinginkan.

3. Terlalu bebasnya gerak gerik seorang anak yakni dimana seorang anak bebas melakukan apa saja, kaarna orang tuanya tidak membatasi gerak gerik anaknya, dan hanya memikirakan pekerjaan dan bukan anaknya

seorang anak kurangnya mendapatkan pendidikan agama ataupun penanaman nilai keagamaan, sehingga anak tersebut tidak tau batasan-batasan tidakan yang dibolehkan agama dan yang dilarang agama.

4. Dan juga disebabkan oleh besarnya pengaruh lingkungan yang sangat tidak bisa dihindarkan (pesatnya peredarran video porno), dimana seorang anak pada saat ini sangat mudah untuk mendapatkan hal-hal yang berbau pornografi, seperti di Televisi, Koran, Internet, dan yang lainnya.

5. Karena tanpa adanya nilai-nilai agama dalam diri seorang anak, dan kurangnya peran orang tua dalam menjaga anaknya, serta pengaruh lingkungan yang tak bisa dihindarkan lagi, maka dengan mudah saja seorang anak melakukan hal-hal yang seperti terdapat pada soal di atas.

b). Tidak ada, semua itu terjadi dikarnakan oleh 5 hal pada jawaban no 1 tadi, bukan karna kesalahan pendidikan. Menurut saya pribadi dunia pendidikan telah memberika yang terbaik, seperti pengadaan sekolah gratis (wajib blajar 9 tahun). Sekolah islam yang mengusung nama sebagai sekolah terpadu/ IT tersebut tidaklah salah, karena mereka (sekolah tersebut) berusaha memadukan antara agama dan teknologi agar para murid-muridnya yang mengenyam pendidikan disana bisa memahami agama dan teknologi yang semakin hari semakin berkembang dengan pesat dan dimana kita harus, wajib, dan terpaksa mengikutinya agar tidak ketinggalan teknologi (Gaptek).

c). Solusi yang dapat saya berikan prespektif subyek pendidikan, sebailknya mereka sebagai orang tua harus berusaha lebih baik dalam menjaga, mengontrol, dan mengawasi anak-anaknya, terutama di rumah dan lingkungan, dengan cara membatasi gerak gerik, cara bergaul dan kalau perlu kita harus tau dengan siapa saja anak kita berteman, dan juga seorang guru atau pengajar jangan hanya sebagai pengajar atau pentransfer ilmu, setelah itu pualang, alangkah lebih baik seorang pengajar juga merangkap juga sebagai pendidik, dengan memberikan pengarahan hal-hal yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan dan jika perlu, ajak mereka untuk mempraktekkannya. Agar anak didik mempunyai akhlak yang baik serta agar tercapainya tujuan pendidikan Islam, yakni; Tauhid, Amal Sleh, dan Amar ma’ruf Nahi Munkar. Insya Allah tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diiginkan seperti soal di atas.

2. a). Menurut Beberapa Tafsir

1. Menurut Tafsir Al-Misbah

semua ayat itu berisiakan tentang nasehat Luqman kepada anaknya, yang mengatakan, bahwa perlunya menghindari syirik dan mempersekutukan Allah, dan larangan ini mengandung tentang kekuasaan tuhan (Ayat 13). Nasehat sehat Luqman tentang berbakti kepada kedua orang tua (Ayat 14). Nasehat Luqman yang melarang anaknya jangan mengikuti perintah orang tua yang menyuruh anaknya berbuat yang tidak sesuai dengan agama Islam (Ayat 15). Luqman juga menasehati anaknya kalau segala sesuatu yang kita lakukan itu di dunia ini akan dihitung walaupun sebesar biji sawi (Ayat 16). Dilanjutkan dengan nasehatnya yang berisi perintah tentang melaksanakan shalat dan berbuat baik, mencegah kemungkaran, dan bersabar terhadap apapun yang terjadi padamu (Ayat 17). Dan terakhir tentang bagaimana bagaiman akhlak dan sopan santun dalam berinteraksi dengan sesame manusia (Ayat 18). Dan janganlah kamu angkuh dan sombong ketika berjalan d I depan orang ramai (Ayat 19).

2. Menurut Tafsir Ibnu Katsir

Menurut tafsir ini, Luman berpesan agar anaknya menyembah Allah Yang Esa, Tiada sekutu bagi-Nya. Kemudian dia mewanti-wanti anaknya bahwa “sesungguhnya mempersekutukan itu benar-benar merupakan kezaliman yang besar. Kemudian Luqmanmemebarengkan pesan beribadahvkepada Allah Yang Esa dengan berbuat baik kepada orang tua dan menentang orang tua jika perintah orang tua berlawanan dengan Islam (Ayat 13, 14, dan 15). Luqman juga berkata kepada anknya, dirikanlah shlat, bersabar, dan indatlah segala sesuatu yang kita buat di dunia ini akan di perhitungkan di akhrat, dan jangan sombong atau angkuh ketika berjalan di deapn orang ramai (Ayat 16, 17, 18, dan 19).

3. Menurut Tafsir Fi Zhilalil Qur’an

Pernyataan Luqman tentang larangan syirik, berbuat baik kepada kedua orang tua, dimana orang tua untuk menjamin kehidupan anaknya cukup dengan fitrah. Dan Luqman juga berwasiat untuk anaknya bahwa setiap tindakan dan apapun yang kita lakukan di dunia ini akan diperhitungkan di hari akhir nanti.dan Luqman juga mewasiatkan kepada anaknya bagaiman adap seorang dai kepada Allah, mendakwahi manusia kepada kebaikan tidaklah boleh seseorang berbusung dada atas manusia dan bersombong diri atas nama pemimpin bagi mereka kepada kebaikan, apalagi kesombongan itu dilakukan oleh orang yang tidak mengajak kepada kebaikan (Ayat 13-19).

b). Metode yang digunakan Luqman adalah metode “Nasehat”. Dimana Luqman memberikan nasehat kepada anaknya dengan diiringi praktak oleh Luqman itu sendiri, sehingga anaknya bisa mengerti, memahami, mengetahui, dan mengimplementasikannya dengan mudah. Karena, Luqman juga mendidik anaknya dengan baik sehingga mampu diatasi dengan menggunakan metode nasehat ini (Al Mauizoh).

c). Menurut saya pribadi, kalau hanya menggunakan metode nasehat saja dalam mendidik anak pada masa sekarang ini, saya sendiri berani menjamin tidak akan berhasil sepenuhnya. Ada untuk beberapa orang anak bisa dinasehati, tapi kebanyakan anak-anak pada zaman sekarang sangat susah untuk dinasehati. Nasehat kita hanya berlaku ketika anak itu dihadapan kita, tapi kalau di belakang kita, tidak akan dipedulikan lagi. Menurut saya alangkah lebih baik jika digunakan penggabungan beberapa metode, seperti; pertama, diberi nasehat, kalau tidak berhasil, dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada anak jika ia mau mengikuti perintah kita sebagai orang tua, jika tidak juga, diri ancaman berupa hukuman, dimana jika ia masih tidak mau menuruti kita sebagai orang tua, baru diberikan pukulan, yang sesuai dengan anjuran Islam.

Jadi, untuk zaman sekarang ini anank tidak bisa di didik dengan menggunakan metode nasehat/ metode Luqman.

3. a). Hidden Curriculum Ideologi Kapitalis Masuk Kelas

Tidak bisa di bayangkan jika ideologi ini masuk kelas, karena ideologi ini pendidikan mulai melemah dan cenderung digunakan dalam sistim individual tanpa adanya program kebersamaan dalam mengelola pendidikan. Dan ideologi ini juga memisahkan antara agama, idividu, masyarakat, dan segala sesuatu yang dimana hanya menguntungkan satu pihak aja. Maka ideologi ini sungguh sngat tidak berbahaya jika sampai masuk ke kelas.

b). Menurut saya kurikulum yang cocok dan sesuai dengan tujuan pendidikan Islam adalah kurikulum yang memadukan pendidikan dengan agama dan aqidah, dalam pandangan sistem pendidikan Islam, semua unsur pelaksana pendidikan harus memberikan pengaruh positif kepada anak didik sedemikian sehingga arah dan tujuan pendidikan didukung dan dicapai secara bersama-sama.

Jadi, kurikulum tidaklah salah, sebenarnya semua itu didasarkan atas tidak berfungsinya guru/ dosen dan rusaknya proses belajar mengajar tampak dari peran guru yang sekadar berfungsi sebagai pengajar dalam proses transfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), tidak sebagai pendidik yang berfungsi dalam transfer ilmu pengetahuan dan kepribadian (transfer of personality), karena memang kepribadian guru/dosen sendiri banyak tidak lagi pantas diteladani.

Jumat, 05 Juni 2009

DIFERENTIATE OF PRACTICE, ACTIVITIES, AND TASK

A. Foreword

Practice, activities and task are not strange for us, especially for students. May be, every day every student always fined this word in their school. All of them are different, but they have same function, that is as evaluator for every student. From practice, activities, and task a teacher can know the skill of their students and how long the students can understand and master the material that give by the teacher.

Some of students don not like, if their teacher give they a practice, an activities or a task, because they think it is very difficult to do or to finish it. It is not true at all. As long as writer know all of them is good, because from finish they all, we can know our skill.

So, in this paper writer try to explain differentiate and definition of drill/ practice, activities, and task.

B. Differentiate of Drill or Practice, Activity and Task

1. Practice or drill

Practice or drill is something that always given by a leader to their follower or given by a teacher to their students. So that, their follower or students can be wise in the future. Usually, practice consist of; exercise, task, assignment and etc.

For example:

The teachers give a practice, which is given some task or assignment to their students.

1. a person who prepares food

(a) cook

(b) overall

(c) advert

(d) care

2. house; dwelling; structure; premises

(a) building

(b) coverage

(c) monitor

(d) terminal

2. Activity

There are some definitions of activities;

- An activity can be something you are just doing, and it may or may not have any purpose. Someone may or may not have told you to do it

- An educational process or procedure intended to stimulate learning through actual experience

- Any specific behavior; "they avoided all recreational activity"

- The capacity of a substance to take part in a chemical reaction; "catalytic activity" (chemistry)

- A process existing in or produced by nature (rather than by the intent of human beings); "the action of natural forces"; "volcanic activity"

For example:

The teachers ask the students to make an activity, such as in ESL

Kind activities in ESL

Strange Expressions

1. What does the expression "If I do not get a job soon, I will be up a creek" mean?

a. I like to swim instead of work.

b. Tomorrow, I will go to the creek to see if there is work there.

c. I will be in trouble.

d. I will be angry.

e. I can not swim, and I can not get a job.

2. What does the expression "out to lunch" mean when the person described is not literally having lunch?

a. The person is eating.

b. The person likes lunch and eats all day long.

c. The person is uneducated.

d. The person is not concentrating or focusing and seems weird.

e. The person has a great sense of humor.

3. If someone said, "You are the bomb!" she or he probably would be telling you:

a. You have a bad temper.

b. You are a war weapon.

c. You are exceptional and/or wonderful.

d. You are happy.

e. You are dangerous.

3. Task

There are some definitions of task;

- A work item that has to be completed according to specific criteria, usually with a deadline.

- A subunit of a job or the group of activities that accomplishes the work objective or job.

- Tasks are elements that an author uses to direct a player through a cartridge.

- A piece of work assigned or done as part of one's duties.

- Any piece of work that is undertaken or attempted; "he prepared for great undertakings"

- A specific piece of work required to be done as a duty or for a specific fee; "estimates of the city's loss on that job ranged as high as a million dollars"; "the job of repairing the engine took several hours"; "the endless task of classifying the samples"; "the farmer's morning chores".

For example:

Examples of Task Type and Matching

1. If I see him, I will give him your letter.

2. She is working in Sao Paolo.

3. Live been to China.

4. If I were you, I’d talk to him about it.

5. She was running along the High Street when I saw her.

A present perfect simple

B second conditional

C past continuous

D present continuous

E past perfect simple

F first conditional


Example 2, Option Matching

A. Visual Learner

B. Kinesthetic Learner

C. Auditor Learner

1 ... likes listening to stories in English.

2 ... enjoys miming activities for a partner to guess.

3 ... responds well to spoken instructions from the teacher.

4 ... needs to see words written down.


C. Conclusion

After read these explanation, we know that drill or practice, activities, and task are good, especially for students.

Because, if the students always do practice, activities, and task they can increase, add their skill, and also can be wise in the future. So, never be a lazier. Let’s do it.


D. Bibliography

M. Dauer, Rebecca. Accurate English a complete course in Pronunciation. New Jersey: prentice- hall, inc., 1993.

Wardiman, Artono. The Global Language for SLTP Students. Bandung: Grafindo Media Pratama, 2003.

Saukah, Ali. English for Senior High School. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1993.

How English Is Taught and Learned Paper

A. Foreword

Nowadays, English was a language that most use in this world. English has many functions, not only as communication, but also as a media for join and facing globalization era in nowadays.

English was developing very fast in every country in this world. Because, government in every country very active in control it, and government always increase the teacher’s quality, especially English teacher, so that process teach and learn English in their country be better.

So, writer try to expose to the reader, how English is Taught and Learned. We can add our knowledge about teach and learn English.


B. How English is Taught and Learned

In language teaching and applied linguistics research, it is often assumed that people learn languages in order to use them in real-life situations. Because of this expectation, many instructional practices are based on actual language usage. This means that learners are taught to use the 'target' language in ways that will suit their perceived communicative needs.

It also usually means that learners are taught to use the 'target' language following the various norms provided by those who speak that language in their daily lives. Given these circumstances, it is important to examine the usage issues surrounding English, the most widely taught second/foreign language in the world.

If English is taught and learned based on presumed actual usage, we ought to have a better sense of what this usage looks like. This semester, we will ask the broad question How is English used across the globe? In order to develop a basis for language teaching and language analysis. In addressing this broad question, we will focus our examination on the ways in which English is currently used in the Asia-Pacific region, though we will also draw on research in other geographic areas when relevant.

Once we establish the forms and functions of global English in use, we will address the issue of English language teaching. The course will begin with an examination of theoretical models, including World Englishes, Linguistic Imperialism, and English as a Lingua Franca. These models will provide starting points for a variety of topics on language use and language teaching. Students will be required to lead small group discussions on a weekly basis, write weekly reflections, and produce a research paper or research project on a topic of their choice.


C. Conclusions

Base on these explanations, we can get conclusion that English is very important, because in facing globalization era, we must mastered English. English is very important in nowadays. So, from now do not be lazy again to teach and learn English.


D. Bibliography

McKay, Sandra L. Teaching English as an international language. Rethinking goals and approaches. Oxford University Press, 2002.

Jenkins, Jennifer. World Englishses: A resource book for students . London: Rutledge, 2003.

Hall, Joan Kelly, and William Eggington. The sociopolitics of English language teaching. Clevedon: Multilingual Matters Limited, 2001.